About Me

header ads

Wakil Ketua DPRD Lampung Prihatin Pengelolaan Gedung HIP


Bandarlampung,-Wakil Ketua DPRD Lampung Elly Wahyuni dari Partai Gerindra prihatin atas pengelolaan gedung HIP yang sudah terbengkalai tiga tahun lebih.

Gedung Pasar Ikan Higienis (PIH) milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Lampung itu tak terawat, mulai rusak dan ditumbuhi semak belukar.

Elly Wahyuni mengatakan aset yang dibangun dari uang rakyat tersebut seharusnya dirawat dan dimanfaatkan sesuai tujuan dibangunnya.

Semua aset Pemprov Lampung seharusnya ditata dengan baik. "Harus dibuat pansus khusus soal aset-aset Pemprov Lampung," katanya, Jumat (10/7/2020).

Karena tak bisa mengelola, Gedung PIH yang rencana buat perdagangan ikan segar dan higenis akhirnya disewakan pada PT Natura Samudra Lestarin tiga tahun lalu.


Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Lempasing A. Faisal menyangkal Gedung PIH milik Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pemprov Lampung terbengkalai.

Menurut dia, gedung itu sudah dikerjasamakan dengan PT Natura Samudra Lestari yang bergerak di bidang penangkapan ikan dan pengelolaan ikan.

"Sudah tahun ketiga ini dikerjasamakan dengan mereka. Kerjasamakan masih terkendala proses perizinan kapal," kata A Faisal, Kamis (9/7/2020).

Menurutnya, PT Natura Samudra Lestari bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung karena fishing ground berada di Pantai Barat Sumatera.

"Mereka mengambil ikan di sana lalu dibawa kesini untuk diolah di gedung yang mereka tempati itu," jelasnya.

Sekitar Januari atau Februari lalu, PT Natura Samudra Lestari pernah bertemu dengan Kepala Dinas untuk pengembangkan menjadi Tourist Information Centre (TIC).

"Belum lagi itu digagas oleh mereka dengan Pak Kadis, karena ada Covid-19 sehingga aktivitasnya belum bisa dilaksanakan," ujarnya.

Menurutnya, Gedung HIP disewa Rp 85 juta per tahun dan untuk perawatan gedung itu sudah menjadi tanggungjawab PT Natura Samudra Lestari.