About Me

header ads

Rumah Daswati Terus Diperjuangkan


BANDARLAMPUNG- Forum Penyelamat Daswati (FPD) I Lampung bersama elemen masyarakat, dan juga dihadiri Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay berbincang-bincang santai di dalam Rumah Daswati.
Acara yang digelar menjelang sore tersebut membahas penyelamatan rumah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Lampung menjadi provinsi melalui perjuangan para intelektual terdahulu.
Mingrum Gumay berinisiatif memperjuangkan penyelamatan rumah yang menjadi sejarah terbentuknya Lampung, yang kini justru kondisi bangunnan nyaris terbengkalai.
Mingrum kembali terketuk hatinya saat genap setahun memimpin DPRD Lampung terhadap gerakan FPD I Lampung.
“Ternyata, ada yang begitu peduli dengan rumah bersejarah ini,” katanya.
“Insya-Alloh, spirit kolektif kawan-kawasan untuk penyelamatan Gedung Deswati ke teman-teman dalam forum paripurna DPRD Lampung,” sambungnya.
Dia juga berjanji akan segera berkoodinasi dengan Pemkot Bandarlampung untuk turut menyelamatkan Rumah Daswati lewat wewenangnya.
“Pemkot Bandarlampung jangan sampai mengeluarkan ijin pembangunan yang bisa merusak atau alih fungsi lahan Rumah Daswati,” katanya.
Langkah berikutnya, dia mengajak stakeholder mencari solusi penyelamatan Rumah Daswati.
“Idealnya, kegiatan-kegiatan rakyat itu di Rumah Daswati ini,” katanya.
Sementara, juru bicara FPD I Lampung Een Riansyah yang mewakili KNPI Kota Bandarlampung membuka acara dengan rasa gembira atas kehadiran pimpinan legislatif daerah ini Mingrum Gumay.
Koordinator FPD Arman AZ mengungkapkan FPD 1 Lampung adalah forum yang terbentuk dari keprihatinan berbagai elemen masyarakat, terutama para pemuda terhadap kondisi Rumah Daswati.
Tinggal, bagaimana mengupayakan agar Rumah Daswati ini bisa dilestarikan sebagai cagar budaya sebagai bagian bukti sejarah lahirnya Provinsi Lampung.
Semua yang hadir berharap perjuangan penyelamatan Rumah Daswati segera terwujud “Demi bumiku Lampuku, Rumah Daswati piilku.” (*)