About Me

header ads

Komisi I DPRD Lampung Akan Panggil BKD

Bandar Lampung- Komisi I DPRD Lampung belum mengambil sikap atas adanya sejumlah pejabat yang mengalami Demosi atau penurunan eselon dan jabatan  berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung nomor 821.21 / 351 / VI.04 / 2020 tertanggal 30 Juli 2020.
Kendati demikian jika penurunan jabatan itu diketahui bermasalah dan pejabat yang bersangkutan membawa ke ranah hukum dengan mengajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Komisi I DPRD Lampung akan mengundang Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Rapat Dengar Pendapat guna menantakan permasalahan tersebut.
“ Ya kalau ada pejabat yang turun eselon kemungkinan ada kesalahan atau kinerja yang dinilai pimpinan tidak maksimal dan jika itu sudah sesuai aturan, Kami dari Komisi I tidak akan mengambil sikap namun jika kedepannya ternyata bermasalah ya akan kita pangggil BKD nya,”jelas Ketua Komisi I DPRD Lampung saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon,Selasa (4/8).
Diketahui dalam mutasi yang digelar BKD kemarin terdapat empat pejabat yang mengalami penurunan eselon yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sena, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Dewi Budi Utami, Kepala Biro Organisasi Aris Fadila, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fauziah.
Sena yang sebelumnya menjabat Kepala BPBD turun menjadi Kepala Bidang Pembudayaan Olahragadi Dispora, Aris Padila jabatan lama Kepala Biro Organisasi turun menjadi Kabid Kesra di Biro Kesra,
Sedangkan Dewi yang sebelumnya menjabat sebagai staf ahli Gubernur bidang Ekbang harus turun jabatan menjadi Sekretaris Balitbangda Lampung dan Fauziah yang sebelumnya staf ahli bidang SDM juga dimutasi turun jabatan jadi kepala UPTD Balai Latihan Kerja Disnaker Lampung.
Menurut Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov), Fahrizal Darminto penatikan tersebut merupakan rangkaian dari sejumlah mekanisme yang telah dilalui masing-masing pejabat yang salah satunya uji kompetensi yang dilakukan beberapa waktu lalu dan dari hasil evaluasi harus diukur kembali kinerja pejabat tersebut sehingga mengakibat ada pejabat yang harus mengalmi turun jabatan.
“Dari hasil evaluasi,ada yang hasil nya harus diukur kembali kinerjanya melalui uji kompetensi yang dilakukan beberapa waktu lalu setelah itu baru terbit persetujuan dari KASN,”katanya.
Namun dari rumor yang beredar keempat pejabat sudah menjadi target untuk di Demosi karena merupakan orang dekat Gubernur sebelumnya dan Gubernur saat ini Arinal Djunaidi diduga ingin sapu bersih sejumlaj pejabat yang memiliki kedekatan dengan Gubernur sebelumnya.
Diberitakan sebelumnya,Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kembali melakukan roling dan mutasi jabatan dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di aula BKD setempat, Senin (3/8).
Kendati demikian dari mutasi jabatan yang dilakukan terdapat sejumlah pejabat yang mengalami penurunan eselon atau demosi  berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung nomor 821.21 / 351 / VI.04 / 2020 tertanggal 30 Juli 2020 yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sena, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Dewi Budi Utami, Kepala Biro Organisasi Aris Fadila, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fauziah.
Adapun pejabat yang dilantik yaitu Intizam jabatan lama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, jabatan baru Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Provinsi Lampung; Arif Effendi jabatan lama Direktur Diklat dan Sumber Daya Manusia pada rumah sakit umum Daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Jabatan Baru Wakil Direktur Pendidikan, pengembangan sumber daya manusia dan hukum pada rumah sakit umum daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung; Elitha Martharina Jabatan Lama Direktur umum dan keuangan pada rumah sakit umum daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung, Jabatan Baru Wakil direktur umum dan keuangan pada rumah sakit umum daerah Abdul Moeloek Provinsi Lampung.
Kemudian, Sena Adhi Witarta Jabatan lama Kepala BPBD Provinsi Lampung, Jabatan baru Kepala Bidang Pembudayaan olahraga pada dinas pemuda dan olahraga Provinsi Lampung; Aris Padilla Jabatan lama Kepala Biro organisasi Setda Provinsi Lampung, jabatan baru kepala bagian kesejahteraan rakyat pelayanan dasar pada Biro Kesra Setda Provinsi Lampung.
Selanjutnya, Heris Meyusef Jabatan Lama Kepala UPTD Balai latihan kerja Bandar Lampung pada Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Jabatan Baru Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Lampung.
Lalu, Syahril Jabatan Lama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pelayanan Dasar pada Biro Kesra Setda Provinsi Lampung, Jabatan Baru Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Mutu Barang pad Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung.(*)